BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Wednesday, October 27, 2010

Mode: Happy! Satisfied! Peaceful Mind :) ALhamdulillaah.

Salam...

Dunno where to start, how to start [instead of reciting Basmallah]... Sometimes indeed it is difficult to make a decision, especially when it touches our own interest. Nevertheless, how beautiful we are for being Muslims. When arriving to a junction, and dunno either to go to the left or to the right, we have Allaah, who we should ask for help and guidance. And He never let us unguided. Thank You Allaah...

Subhanallah... O Allaah, how beautiful your religion is, as it never leaves us in the darkness, never let us unanswered... You give me the answer to my dilemma... in your Holy Kitaab..

Allah memperingatkan dlm firman-Nya: “....Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”

“ Kemudian bila kamu tidak menyukai mrk (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”



Alhamdulillaah.. Thank You Allaah.. I am happy with my decision, and becomes happier when some others choose the same, more more happier when others are happy.

************************************#######***************************

3 roads diverged in a yellow wood, and I- ..in the name of ALLaah, I choose the one less traveled by.. Though I'm not 100% sure that this decision is the correct one, I should believe that there will be blessings n goodness in any decision made after istikharah.. inshaALLaah. ~HKM ♥

"Then,when you have taken a decision, put your trust in ALLaah. For ALLaah loves those who put their trust (in HIM)."[Ali 'Imran,3:159]

Tuesday, October 19, 2010

Manisnya Ujian :)

Salam Ukhuwah.

Bila duk sorang2 ni, feel nok menaip dlm blog ni tinggi skit..haha

Sekadar muhasabah diri, pengajaran yg diperoleh hr ini...

Benar orang kata, setiap apa yg berlaku ada hikmahnya..cuma, atas diri kita nk jejaki hikmah tersebut atau x..

bagi aku, yup..aku rasa aku dh nmpk apa hikmahnya...mungkin betul, mungkin x..tp, personally i like that reward :) thank you Allah :))

hehe..ape tu..

bukanlah harta bertimbun..bukan juge kilauan emas permata...jauh sekali duit berjuta2.. just simple...

Telah ditakdirkan aku ni seorang insan yg alah pada habuk2 dan debu2 mahupun kotoran...kulit cepat gatal2...dan jika dibiar, teruk jadinya :( maka, tanpa disedari, aku jadi sensitif pada apa jua debu dan habuk mahupun kotoran... tangan pantas mencari penyapu, kain whatever utk lap segala kotoran itu.. simple kan.

bermula dgn : alahan [boleh kira sbg penyakit=ujian]..dan hikmah bagi ujian ini: diri sendiri menjadi lebih rajin dan peka pada kebersihan diri, tempat tinggal dan persekitaran :)

sepagi masa aku manfaatkan dgn mengemas rumah hr ni...selalunya menyapu aje..tp mungkin debu2 masih berkeliaran...menuntut aku utk mengelap lantai2 serta tangga2 rumah hr ni... badan penat...tp xpe... rase enjoy buat semua tu.. :) biar penat badan drpd terpaksa menahan gatal2...memakan obat, menyapu obat dll...isk..isk....

tu ujian dan hikmah yg pertama.

Pengajaran yg kedua hr ini adalah:

Ujian jugak...dalam bentuk kesihatan jugak..di mana aku rasa macam sejuk perut je plus batuk2 bila makan duku..mie [my mom] cakap..duku sejuk, so xleh makan la.. isk..isk..my favourite tu! dh xleh makan.... sedih...tp nak wat cmne kan... drpd dpt sakit, baek jgn makan...

tp kan.. tau x ape hikmahnya: boleh gembirakan org len :))

cmne tu... mcm ni..malam tadi shbt senegeri, Mas dtg umah anta buah duku...dia baru je balik dr kampung.. sonoknya!! erk..tp aku xleh makan... sedih balik :(

tp xpe...bagi kat housemates lain lah.. waaa...bersinar2 diowg dpt duku! habis licin tyme tu jugak...haa..kan..best kan dpt buat org hepy :))

tuu la alkisahnya....

sesungguhnya tiap apa yg ditakdirkan untuk kita, semuanya baik2 belaka... semuanya atas diri kita, untuk memilih melihat dari kaca mata kebaikan ataupun keburukan... :)

renung-renungkan... :))

wallahualam...

Saturday, October 9, 2010

Awaken -MZ

We were given so many prizes
We changed the desert into oasis
We built buildings of different lengths and sizes
And we felt so very satisfied

We bought and bought
We couldn't stop buying
We gave charity to the poor 'cause
We could not stand their crying

We thought we paid our dues
But in fact
To ourselves we are just lying

Oh...
I'm walking with my head lowered
in shame from my place
I'm walking with my head lowered
from my race
Yes it's easy to blame everything on the west
When in fact all focus should be on ourselves

We were told what to buy
and we'd bought
We went to London, Paris,
and ..............
We made sure we were
seen in the most exclusive shops
Yes we felt so very satisfied

We felt our money gave us
infinite power
We forgot to teach our children
about history and honor
We didn't have any time to lose
When we were.... (were)
So busy feeling so satisfied

We became individuals without a soul
Despite the heats
our homes felt so empty and cold
To fill the emptiness
We bought and bought
Maybe all the fancy cars
And bling will make us satisfied

My dear brother and sister
It's time to change inside
Open your eyes
Don't throw away what's right aside
Before the day comes
When there's nowhere
to run and hide
Now ask yourself
'cause Allaah's watching you

IS HE SATISFIED?
IS ALLAAH SATISFIED?
IS ALLAAH SATISFIED?

i'm walking with my head lowered
in shame from my place
I'm walking with my head lowered
from my race
Yes it's easy to blame everything on the west
When in fact all focus should be on ourselves








Wednesday, October 6, 2010

Kelebihan Solat Sunat Dhuha

Sesiapa yang menjaga sembahyang Dhuhanya nescaya diampuni Allah baginya aku segala dosanya walaupun seperti buih dilautan.”(Riwayat Ibnu Majah dan At-Tirmidzi)

Daripada Anas bin Malik Radhiallahu ‘anhu berkata “Aku mendengar Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wasallam berkata : “Barangsiapa yang mengerjakan (mengekalkan)sembahyang sunat Dhuha dua belas rakaat dibina akan Allah baginya sebuah mahligai daripada emas (Riwayat Ibnu Majah dan Tirmidzi)

Mahligai emas di syurga adalah milik Sayyidina Umar.

Kekasihku Rasullullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam telah berwasiat kepadaku tiga perkara, aku tidak meninggalkannya, iaitu ; supaya aku tidak tidur melainkan setelah mengerjakan witir, dan supaya aku tidak meninggalkan dua rakaat sembahyang Dhuha kerana ia adalah sunat awwabin, dan berpuasa tiga hari daripada tiap-tiap bulan( Hadis riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

Berbeza dengan sembahyang sunat yang lain, sunat Dhuha afdhal dilakukan di masjid.

Sembahyang Dhuha berbeza dengan sembahyang sunat Isyra’* (Syuruk). Sebenarnya waktu Dhuha ialah waktu bumi mulai panas, diberi contoh bila anak unta rasa panas duduk di atas tanah. Lebih kurang pukul 10 atau 11 pagi. Akhir waktu Dhuha ialah masuknya waktu Zohor.

Sembahyang Sunat Isyra’ ialah sekitar 15-20 minit selepas waktu Syuruk


quoted from: http://nasbunnuraini.wordpress.com/2007/03/19/sembahyang-sunat-dhuha/

Sunday, October 3, 2010

Kita tidak akan kenal bahagia sebelum melalui sengsara

AIR MATA TIDAK SELAMANYA ABADI.... ~

Senyum. Bahagia. Tenang.

Ke mana perginya hari-hari gelap itu? Hilangnya tidak disedari. Lesapnya tidak mengesankan lagi.

Alhamdulillah. Akhirnya, detik-detik hitam itu sudah berlalu.

Pasti. Semua orang pastinya pernah diuji dengan pelbagai jenis dugaan. Semua tak terkecuali.

Namun, tanda perhatian dan kasih sayang Allah pada hamba-hamba-Nya ini seringkali disalah tafsirkan sebagai kemusnahan, disalah ertikan sebagai perhentian terakhir hidup bagi mereka yang lemah akal dan jiwanya.

Tidak, aku tidak akan sekali-kali menyalahkan mereka. Kelemahan adalah sebahagian 'anggota' manusia, ketidaksempurnaan pula ada 'nama timangan' mereka.

Dulu, ada satu kisah tentang rama-rama. Sering aku kisahkan cerita ini pada mereka yang dirundum kesedihan.

Dengan kisah ini jualah, terselit sekelumit harapan untuk menyisip secebis kekuatan buat mereka yang lemah.

Memang, aku tidak mampu menyanyikan lagu 'Semangat Yang Hilang' untuk mengobarkan kembali semangat mereka, aku juga tidak dapat memberi preskripsi ubat untuk menghilangkan ingatan-ingatan buruk itu, malah aku tidak akan mungkin punya kuasa ajaib untuk mengubah takdir jika bukan diri mereka sendiri yang ingin bangkit mengubah segalanya.

Rama-rama bagiku cukup simbolik. Ia lambang perjuangan hidup. Ia terbang mengibarkan kepak warna-warninya yang indah dan memukau setiap mata yang memandang.

Namun, dulunya rama-rama ini tak lebih dari seekor beluncas.

Ya, seekor beluncas yang dibenci, dianggap perosak dan sering dijauhi.

Namun, kemudian berubah menjadi kepompong sebelum bertransformasi menjadi seekor rama-rama yang cantik.

Kisah rama-rama ini kisah benar, bukan rekayasa atau hikayat dongeng penuh fantasi tetapi lebih kepada teori logik, sebuah cerita saintifik.

Pernah, terdapat sekumpulan saintis sedang membuat kajian terhadap rama-rama. Mereka memerhatikan dengan teliti proses bagaimana seekor rama-rama keluar dari kepompongnya.

Ia kelihatan seperti kepayahan, terseksa untuk mengeluarkan diri.

Berjam-jam lamanya, rama-rama ini mencuba, mencuba, dan terus mencuba untuk keluar dari kepompong yang kecil itu.

Akhirnya, ia berhasil. Rama-rama ini pun terbang ke sana dan ke mari seolah-olah meraikan kebebasannya.

Saintis-saintis muda ini kemudian beralih kepada rama-rama yang lain.

Mereka sepakat untuk membantu mengeluarkan rama-rama ini dari kepompongnya dengan menggunting kepompong tersebut.

Rama-rama ini berhasil 'di'keluarkan dengan mudahnya.

Namun, tahukah kamu apa yang terjadi dengan rama-rama ini?

Tidak, ia tidak mati. Ia masih hidup, ia meneruskan hidupnya dalam keadaan cacat seumur hidup.

Ia tidak berupaya untuk terbang, tidak akan pernah mampu terbang seperti layaknya. Bukankah ini lebih malang?

Ternyata, segala kesukaran serta kepayahan ketika berusaha keluar dari kepompong itulah yang memberi kekuatan bagi seekor rama-rama untuk terbang.

Hakikatnya, apa yang tidak membunuh kita itulah yang melangsungkan kehidupan ini. Kita tidak akan kenal bahagia sebelum melalui sengsara, tidak kenal cinta sebelum faham erti benci, tidak menghargai senyuman tanpa air mata pedih.

Kitaran hidup ini perlu didalami, jatuh bangunnya, turun naiknya, takdir dan karma. Tentu, kata–kata ini sering kita dengar di mana-mana, "setiap yang berlaku pasti ada hikmah disebaliknya".

Ini bukan kata-kata kosong yang palsu. Bukan. Tetapi, jangan pula tanyakan padaku, bila dan bagaimana?

Tetapi bersabarlah. Airmata tidak abadi, kering suatu masa nanti. Percayalah, keajaiban itu pasti ada.

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan setiap yang berlaku.



-------- http://www.iluvislam.com/inspirasi/motivasi/871-air-mata-tidak-selamanya-abadi.html